TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Berdayakan Ternak Ayam Petelur,Lapas Pasir Pengaraian,Perkuat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Berdayakan Ternak Ayam Petelur,Lapas Pasir Pengaraian,Perkuat Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Pasir Pangaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memberdayakan warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan produktif berdayakan ternak ayam petelur, Rabu (08/01/2025).

Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada WBP, cara budidaya ayam petelur, pemeliharaan kandang ayam petelur, hingga pengelolaan hasil produksinya.

Selain memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan lapas, program ini juga memberikan peluang ekonomi bagi WBP saat kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba didampingi Kasi Binadik & Giatja, Sunu Istiqomah Danu dan Kasubsi Bimker Andi Sarhairi menjelaskan, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan, tetapi juga memberi keterampilan praktis bagi warga binaan untuk mandiri. Melalui program ini, kami mendukung ketahanan pangan sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu berkontribusi di luar lapas.”

Dengan pendekatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang produktif dan berdaya saing.


"Kemudian hasil dari produksi telur ini akan dijual ke vendor pihak ketiga pemasok BAMA sebagai bahan makanan WBP dan ini sesuai dengan Program Akselarasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan wujud nyata dukungan progam ketahanan pangan bapak presiden prabowo ".Tutup Kalapas.