Pemko Pekanbaru Telah Penuhi Indikator Jika New Normal Diterapkan
Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III berakhir besok, Kamis 28 Mei 2020. Ada wacana untuk mengakhiri PSBB dan menerapkan new normal.
Juru bicara umum gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, Pemko Pekanbaru mengaku siap menerapkan new normal dan telah menyiapkan skema apabila new normal diterapkan.
"Kita sudah siapkan beberapa skema jika new normal diterapkan," ujar Ingot, di sela-sela rapat evaluasi PSBB tahap III, Rabu (27/5/2020).
Ingot mengatakan, Pemko Pekanbaru sudah memenuhi syarat atau indikator apabila new normal diterapkan. Karena salah satu indikator untuk menerapkan new normal adalah tingkat kesadaran masyarakat membaik dan cukup tinggi terhadap bahaya Covid-19 dan jumlah kasus cenderung menurun.
Sementara di Pekanbaru sendiri dikatakannya, jumlah kasus Covid-19 sudah cukup terkendali, dan mulai melamban. Tidak ada lagi kasus Covid-19 yang disebabkan dari transmisi lokal.
New normal sendiri merupakan konsep untuk membiasakan hidup dalam suasana yang baru ditengah pandemi Covid-19. Dengan kondisi ini, warga Pekanbaru menerapkan protokol kesehatan tanpa dipaksa pemerintah lagi di tengah pandemi virus corona.
Sebenarnya, konsep normal baru atau new normal adalah warga Pekanbaru hidup secara mandiri dalam menghadapi ancaman virus corona. Jadi, warga Pekanbaru tak ada lagi dipaksa oleh pemerintah.
"Kuncinya adalah disiplin untuk melaksanakan apa yang dijadikan panduan, yaitu protokol kesehatan. Disiplinlah secara mandiri untuk melaksanakan protokol kesehatan di setiap waktu," pungkasnya.
.png)



Komentar Via Facebook :