TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Pasokan Melimpah Penyebab Turunnya Harga Cabai Merah.

Pasokan Melimpah Penyebab Turunnya Harga Cabai Merah.

Pasokan melimpah dari daerah penghasil menyebabkan turunnya harga jual cabai merah di pasar dalam Kota Pekanbaru sejak beberapa hari terakhir.

"Sekarang daerah penghasil sedang panen serentak, otomatis harga turun," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Rabu (27/5).

Dari pendataan yang dilakukan DPP, untuk harga cabai merah asal Bukit Tinggi sebelumnya Rp25.000 per kg, turun jadi Rp24.000 per kg.

Kemudian cabai merah asal Medan sebelumnya Rp19.000 per kg, turun jadi Rp18.000 per kg.

Namun untuk bawang merah, disampaikan Ingot jika harganya masih tergolong tinggi di harga Rp56 ribu per kg. Penyebabnya karena suplay dari daerah penghasil terbatas.

"Bawang merah yang dijual di Pekanbaru terbanyak berasal dari Brebes, Jawa Tengah dan suplainya terbatas," ucapnya.

Sementara harga gula kembali normal setelah operasi pasar kemarin. "Saat ini, harga gula pasir di angka Rp14.000 per kilo," tutupnya.