TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Dinsos Pastikan 253.000 KK di Riau Sudah Terima Bansos Pusat

Dinsos Pastikan 253.000 KK di Riau Sudah Terima Bansos Pusat

Kepala Dinas Sosial provinsi Riau, Darius Husin memastikan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah Pusat sudah tersalurkan kepada masyarakat Riau terdampak covid-19. Menurutnya, bantuan sosial dari Pemerintah pusat melalui Kemensos RI itu diluar Program Keluarga Harapan (PKH), dan penerima sembako, atau non PKH disalurkan ke rekening masing-masing masyarakat sesuai data. Provinsi Riau katanya, mendapat kuota sebanyak 253.000 Kepala Keluarga (KK). Dimana setiap KK mendapat kucuran dana sebesar Rp600 ribu/bulan selama tiga bulan berturut-turut yang dimulai sejak April hingga Juni. “Bantuan dari Kemensos sudah ditransfer ke masing-masing rekening penerima. Dan untuk Riau kita menerima sebanyak 253 ribu KK, penerima ini diluar non PKH dan penerima sembako,"jelas Darius. Sementara untuk warga yang tidak menerima BLT dari Kemensos sambungnya, mendapat bantuan dari Pemprov Riau sebesar Rp300 ribu setiap KK. “Kita Provinsi memberikan bantuan sebesar Rp300 ribu per KK, juga melalui data dari pemerintah Kabupaten dan Kota. Namun penerima (bantuan,red) dari Pemprov dan Kabupaten Kota, tidak lagi menerima bantuan tunai sosial dari Kemensos,” jelasnya lagi. Untuk mekanisme penyaluran, tidak saja melalui transfer rekening Himpunan Bank Negara (Himbara), tapi juga melalui PT Pos Indonesia yang mengirimkan langsung dari rumah kerumah sesuai by nama by adress ataupun masyarakat mengambil langsung ke kantor pos. “Jadi bagi warga yang sudah memiliki rekening Himbara, seperti Bank BRI, BNI dan Bank Mandiri, akan masuk langsung ke rekening penerima. Nah itu datanya diambil dari NIK penerima, pihak Kemensos langsung mentransfernya tanpa melalui pemerintah Kabupaten Kota, langsung ke penerima. Kalau melalui Pos dikirimkan ke alamat penerima, dengan bukti penerima,” ungkapnya