TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Pemko Ajukan Pengadaan Laboratorium Biomolekuler

Pemko Ajukan Pengadaan Laboratorium Biomolekuler

 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengajukan pengadaan Laboratorium Biomolekuler untuk pemeriksaan (cairan saluran pernapasan) sampel swab Covid-19. 

Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT menyebutkan, untuk saat ini pengiriman sampel swab hanya ke laboratorium biomolekuler milik Provinsi Riau, yang ada di RSUD Arifin Achmad. 

"Kalau dengan kondisi seperti ini, kita hanya mengharapkan lab (laboratorium) dari provinsi, ini gak cukup," terang Firdaus, Senin (17/8). 

Menurutnya, sejak beberapa pekan terakhir terjadi pertambahan jumlah konfirmasi kasus positif Covid-19. Oleh sebab itu, diperlukan penanganan yang cepat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Tes swab terhadap kontak erat pasien positif terus dilakukan guna melacak penyebaran Covid-19.

Firdaus menilai, dengan tes swab yang terus dilakukan maka jumlah sampel yang dikirimkan terus meningkat setiap harinya ke laboratorium biomolekuler. 

Ia berharap pengadaan laboratorium biomolekuler ini dapat segera dilakukan, agar Pemko Pekanbaru memiliki laboratorium sendiri dan dapat dengan cepat dalam penanganan Covid-19. 

"Kalau bisa secepatnya untuk pengadaan lab. Tinggal lagi teknik pengadaan nya yang cepat," pungkasnya.