TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Pemko akan Bentuk Tim Sosialisasi Omnibus Law

Pemko akan Bentuk Tim Sosialisasi Omnibus Law

 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan membentuk tim khusus guna mensosialisasikan poin-poin penting yang dimuat di dalam Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pekanbaru Abdul Jamal menyebutkan, pembentukan tim khusus itu sesuai arahan Pemerintah Pusat yang bertujuan meredam gejolak penolakan yang terjadi sejak UU tersebut disahkan oleh DPR RI.

Disampaikannya, Pemerintah Pusat telah merumuskan tiga kategori kelompok yang menolak Omnibus Law. Pertama, kata Jamal, kelompok yang benar-benar tidak tahu dengan isi UU Cipta Kerja. "Jadi itu tugas kita mensosialisasikan," ucapnya, Rabu (14/10).

Kedua, kelompok yang mengetahui substansi dari UU Cipta Kerja namun tetap memaksakan 100 persen agar kehendaknya diterima. Padahal, 95 persen dari keinginan buruh sudah dikabulkan pemeritah melalui UU Cipta Kerja.

"Yang ketiga mereka yang tidak mau tahu dan menanfaatkan moment ini, yang penting demo. Kelompok ini yang agak payah memberikan pemahaman," ujar Jamal.

Untuk sosialisasi sendiri, pemerintah kota berencana akan terjun langsung hingga ke kampus-kampus. "Ya, wacana kita sampai ke kampus," tutup pria yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru ini.