TERKINI
Gerak Cepat Atasi Genangan, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi DrainasePHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaPemkab Rohil Perkuat Pengawasan Pajak dan Tata Kelola Keuangan KepenghuluanBupati Rohil Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap di Rimba Melintang, Akses Layanan Warga Makin MudahPasca Kebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan bagi Warga TerdampakSekitar 80 Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Hanya Lakukan PengawasanPercepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh WaktuRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut Asap

Seribu Lebih Pasien Positif Covid-19 di Riau Jalani Isolasi Mandiri

Seribu Lebih Pasien Positif Covid-19 di Riau Jalani Isolasi Mandiri

 Sebanyak 1.383 pasien positif Covid-19 di Riau menjalani isolasi mandiri. Mereka adalah pasien yang bergejala ringan dan tidak bergejala. Pada umumnya pasien positif Covid-19 yang tidak bergejala ini melakukan isolasi mandiri di rumah. Hanya sebagian kecil saja yang diisolasi di tempat khusus yang disiapkan oleh pemerintah daerah. 

Kondisi ini menjadi perhatian serius Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, sebab mereka tidak bisa diawasi 24 jam oleh petugas. Jika tidak disiplin, bisa saja pasien ini menukarkan ke anggota keluarganya yang lain. Sehingga muncul lah kluster keluarga seperti yang dikhawatirkan oleh banyak kalangan.

"Ini menjadi persoalan memang, oleh karena itu kita harus menyelesaikan persoalan isolasi mandiri bagi pasien positif covid 19 gejala ringan secepatnya, kalau terpencar tidak akan selesai kasus ini," katanya, Selasa (15/9/2020). 

Menurutnya, pengawasan serta pengawalan akan sulit jika pasien positif covid-19 melakukan isolasi mandiri dirumah, tim medis pun akan kewalahan jika harus mengunjungi rumahw pasien satu persatu.

"Dinas kesehatan harus segera menetapkan lokasi yang layak untuk pasien isolasi mandiri ini, agar bisa pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah untuk dijemput lalu dirawat di isolasi mandiri yang telah disediakan pemerintah," ujarnya.