TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Anggaran Vaksin Corona Di Alokasikan Sebesar Rp, 23,3 Triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Anggaran Vaksin Corona Di Alokasikan Sebesar Rp, 23,3 Triliun, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan vaksin COVID-19. Anggaran tersebut diambil dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya klaster kesehatan yang penyerapannya masih lambat.

Dia memperkirakan anggaran sebesar Rp 23,3 triliun sebagai usulan pemanfaatan program kesehatan. Pada usulan ini salah satunya dialokasikan untuk pengadaan vaksin COVID-19.

"Dari sisi anggaran dari 2020 yang melalui anggaran kesehatan belum terserap itu dicadangkan untuk vaksin dan untuk tahun depan kita akan mencadangkan. Kalau untuk angkanya, vaksin saya belum tau, harganya belum tahu, jadi nggak tahu angkanya. Namun kita cadangkan berdasarkan estimasi saja," kata Sri Mulyani dalam video conference, Jakarta, Senin (10/8/2020)

Sri Mulyani menceritakan, produksi vaksin COVID-19 akan datang dari berbagai lembaga seperti kerja sama antara BUMN melalui Bio Farma yang bekerja sama dengan Sinovac dan juga kerja sama dengan Bill & Melinda Gates Foundation, serta vaksin yang sedang dibuat oleh pihak swasta dan lembaga riset Eijkman.

Dia mengaku, pemerintah akan mendukung dari sisi pendanaan khususnya terhadap riset pembuatan vaksin yang dilakukan oleh lembaga di tanah air.

"Hari ini kalau untuk riset dan lain-lain butuh anggaran kita dukung penuh seperti Eijkman Kementerian Riset dan dukung agar bisa hasilkan vaksin. Jangan lupa kebutuhan vaksin luar biasa banyak," kata Sri Mulyani.

 

Sumber: artikael ini sudah tayang di detikfinance dengan Judul; Anggaran Vaksin Corona Sudah Siap, Segini Be