TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Turlap, Distankan Belum Temukan Hewan Kurban Berpenyakit.

Turlap, Distankan Belum Temukan Hewan Kurban Berpenyakit.

 Jelang hari raya Idul Adha, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru menyatakan ketersedian hewan kurban aman. Meski peternak Pekanbaru tidak dapat menyuplai seluruh kebutuhan hewan kurban, namun hal ini tidak menjadi masalah karena terbantu dengan suplai dari luar daerah.

"Peternak lokal hanya mampu menyuplai 20 persen dari total kebutuhan hewan kurban untuk Kota Pekanbaru. Sedangkan sisanya didatangkan dari kabupaten dan kota dalam provinsi Riau. Hewan ternak juga didatangkan dari luar Provinsi Riau, di antaranya Sumut, Sumbar, Lampung, dan Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Kepala Bidang Peternakan Distankan Pekanbaru, Herlandria, Kamis (23/7).

Untuk itu, pihaknya tidak khawatir jika nantinya terjadi ledakan permintaan dari masyarakat akan kebutuhan hewan kurban di Kota Pekanbaru jelang hari Raya Idul Adha. Karena, persediaan hewan kuban banyak.

"Sebagaimana data tahun lalu, kebutuhan hewan kurban di Kota Pekanbaru mencapai 11 ribu ekor. Karena adanya pandemi corona, permintaan diprediksi turun tahun ini. Ini mengingat prekonomian masyarakat yang terganggu karena virus corona," tukasnya.

Sejauh ini, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan pengecekan hewan kurban di beberapa tempat yang ada di Kota Pekanbaru. Namun belum menemukan adanya hewan kurban yang sakit ataupun terjangkit virus.

Sumber: kmf