https://dinamikanasional.com

Masyarakat Desa Bandul Tolak Pembagian Sembako,Ini Jawaban Kasi Kensos Tasik Putri Puyu

Masyarakat Desa Bandul Tolak Pembagian Sembako,Ini Jawaban Kasi Kensos Tasik Putri Puyu

SELATPANJANG- Terkait dengan Hebohnya dimedia Sosial Masyarakat Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putripuyu, dengan menolak bantuan beras dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti. Dimana setiap kepala keluarga (KK) hanya mendapatkan jatah 1 kilogram (Kg) beras yang diberikan kepada masyarakat yang telah dilansir media Helloriau, com. Beberapa hari lalu.

Seperti disampaikan, Selamat Riyadi, Spd. selaku Kasi Kensos Kecamatan Tasik Putri Puyu ke awak media pada (14/07/2020) bantuan beras tersebut sudah 4 tahap yang telah disalurkan kepada masyarakat terkhususnya desa bandul bagi status pembatasan sosial skala tertentu (PSST).

Bantuan yang disalurkan untuk masyarakat yang status pembatasan sosial skala tertentu (PSST) untuk Desa Bandul sudah empat tahap yang telah disalurkan. Untuk tahap pertama dengan jumlah 7.230 kg, tahap kedua jumlah 1.500 kg, tahap ketiga jumlah 900 kg. Ini sudah ada penambahan dari pemda untuk masyarakat Desa Bandul. Ujarnya.

Terkait dengan bantuan dari pemda untuk masyarakat Desa Bandul dalam pembagiannya itu sebanyak 1 kilogram beras yang disalurkan, kini pemda telah menyalurkan lagi bantuan itu.

Tambah dia lagi," bantuan yang tidak cukup itu ,pemda telah membantu penyaluran lagi dengan jumlah 6 ton dari jumlah yang kurang untuk Desa Bandul yang akan dibagikan untuk  masyarakat nya PSST, alhamdulillah berasnya sudah sampai disini, dan kita letakan di kantor Desa, Kemungkinan akan kita bagikan besok," pungkasnya. (Ijl)

Komentar Via Facebook :