TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Ditombak Karena Pasang Musik Terlalu Keras

Ditombak Karena Pasang Musik Terlalu Keras

Hatami, Deliserdang - Rudi Canli (40) tewas ditusuk tombak oleh tetangganya Poken (40). Keduanya merupakan warga Jalan Rumah Sakit Haji, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal saat korban mendatangi rumah pelaku pada Sabtu (27/7/2019). Kedatangan korban untuk meminta pelaku mengecilkan suara musik yang diputarnya terlalu keras. Dia merasa terganggu lantaran istrinya sedang menjalankan salat maghrib.

 

Diduga pelaku tidak terima teguran korban. Dia justru memaki-maki korban hingga keduanya terlibat pertengkaran sampai di luar rumah.

 

Dalam duel itu, korban diduga membawa tombak dan pelaku membawa batu. Mereka sempat bergumul dan kejar-kejaran sekitar 10 sampai 15 meter.

 

Tepatnya di tanah kosong, pelaku dan korban kembali bergumul hingga korban roboh bersimbah darah. Informasinya, korban tertusuk tombak yang dibawanya.

 

Kepala Dusun VIII Ibadika Sitepu mengaku baru mengetahui kejadian usai mendapat informasi dari warganya.

 

“Begitu tiba di TKP, rumah pelaku dalam keadaan sepi. Sementara korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut," ujarnya.

 

Polsek Percut Seituan telah menangkap pelaku di rumah orangtuanya, Jalan Jalak XV, Perumnas Mandala, Deliserdang, 2 jam usai kejadian.

 

"Pelaku kami tangkap tanpa perlawanan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu MK Daulay.

 

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita satu tombak dan batu yang diduga digunakan untuk memukul korban.