UAS Berikan Tausyiah Di Komplek Perkantoran Tenayan Raya
Dalam kajian rutin Jumat pagi ASN di kawasan Perkantoran Tenayan Raya Kota Pekanbaru tidak seperti biasanya,kali ini tausiah diisi oleh Ustad Prof. H.Abdul Somad Batu Bara lc.D.E.S.A, Ph,D. (UAS). Tujuan kajian rutin pada pagi Jumat pagi ialah untuk membina akhlak bagi ASN itu sendiri.
Dengan memakai protokol kesehatan para tamu di cek suhu tubuh kemudian menggunakan masker dan tangan di semprot Hansanitizer serta dalam ruangan tempat duduk berjarak. Jum'at(10/7/2020).
Sebelum UAS memulai tausiahnya Wakil Walikota Ayat Cahyadi menyampaikan kata sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada UAS yang telah bersedia meluangkan waktu untuk memberikan tausiyah ke kantor WalikotaTenayan Raya.Ayat Cahyadi berharap mudah-mudahan pandemi Corona di kota Pekanbaru berakhir dan ekonomi berjalan seperti biasa. Dan Kota Pekanbaru memasuki zona hijau,saat ini di kota Pekanbaru pasien covid-19 tinggal merawat 2 pasien saja.Mudah-mudahan setelah ini tidak ada penambahan lagi.Ujarnya.
Pada kesempatan itu UAS dalam tausiyah nya mengajak seluruh umat untuk berwakaf. Lebih detail lagi UAS menjelaskan, Wakaf adalah berbentuk tanah barang bangunan dan sebagainya,wakaf adalah amal yang merupakan amal jariyah,yang mengalir sampai hari kiamat. Dalam hal ini kami yang tergabung dalam alumni Al-Azhar dan Alumni IAIN Susqa membentuk lembaga Wakaf.
Al-azhar adalah wakaf paling terbesar di dunia dari mulai TK,SD,SMP dan SMA bahkan sampai sekolah S3 itu dibiayai oleh wakaf. Bahkan Negara minjam duit ke al-azhar semakin kaya nya Al-Azhar, itu dikarenakan oleh pengelolaan wakaf yang sangat baik, bahkan di Mesir ada Menteri pengelola Wakaf.
Nah kita ingin wakaf dikelola oleh lembaga-lembaga yang profesional,tidak dikelola oleh keluarga, tidak dikelola oleh tokoh, sehingga kalau tokohnya meninggal maka wakaf itu pun bubar.
Lembaga pengelola Wakaf ini ada 35 orang, dalam lembaga wakaf ini kita tidak membedakan golongan suku ataupun politik kita semua sama.
Setelah kita hidup dengan segala problematika,meninggal kita hanya wakaf inilah yang merupakan amal jariyah bagi kita.
Lebih lanjut UAS mengatakan,Wakaf tidak bisa di wariskan kepada anak cucu,tidak bisa di hibahkan,tidak bisa dijual, wakaf itu adalah berbentuk barang tapi sekarang bisa juga berbentuk uang,itu mana nya wakaf produktif. Uang dikumpulkan nanti akan dijadikan barang yang tidak habis.
Ada orang yang berwakaf, ada orang yang menerima wakaf, ada yang berwakaf berbentuk tanah atau menggunakan ijab qobul. Inilah perbedaan wakaf dengan sedekah. Karena wakaf itu ada Rukunnya sedangkan sedekah itu tidak ada rukun nya.
Setelah selesai tausiyah para ASN di lingkungan kantor Tenayan Raya yang merupakan alumni IAIN Suska berfoto bersama UAS, tidak ketinggalan pula para ASN lainnya untuk mengabadikan momen bersama UAS dari pantauan wartawan para ASN berebutan untuk berfoto bersama UAS. (Tim)





Komentar Via Facebook :