TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Wabup Syafaruddin Poti Buka FGD Optimalisasi PAD Tahun 2026

Wabup Syafaruddin Poti Buka FGD Optimalisasi PAD Tahun 2026

Rohul - Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM membuka Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pendapatan Daerah di Ruang Rapat Lantai III kantor Bupati Rokan Hulu, Rabu (10/12/2025).

Turut Hadir Kepala OPD camat Se-Rokan Hulu dan diundang sebagai narasumber Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau Evenri Sihombing.

Dalam arahannya Wakil Bupati Syafaruddin Poti mengatakan  bahwa pemerintah Akan mengupayakan Optimalisasi Pendapatan Daerah diawali dengan Pendataan sumber PAD di kabupaten Rokan Hulu.

"Untuk optimalisasi PAD, kita awali dengan Pendataan sumber pendapatan di kabupaten Rokan Hulu" ungkapnya.

Sementara, Kepala Bapenda Rokan Hulu Margono, S.Sos, M.Si menyampaikan dimana  Menyongsong tahun 2026 pendapatan daerah harus meningkat. 

"Tahun 2026 PAD Rohul harus meningkat sehingga harus Ada koordinasi dan kolaborasi dari seluruh elemen mulai dari kepala desa, camat, OPD dan seluruh masyarakat" ujarnya.

Margono juga mengatakan Dengan adanya sosialisasi, percepatan dan regulasi yang jelas maka hasil diskusi FGD bisa di terapkan hingga ke desa sehingga pendapatan daerah bisa meningkat.

Kepala Bapenda Margono menyebutkan bahwa Target PAD tahun 2026 sebesar  183 miliyar Rupiah sehingga perlu upaya dari semua pihak, dirinya juga mengatakan sektor pajak merupakan penghasil PAD terbesar. 

Oleh karena itu seluruh elemen perlu Meningkatkan kinerja dan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pajak adalah salah satu kontribusi masyarakat dalam pembangunan daerah (KominfoRohul).