TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Pihak Pabrik RSM Absen, Mediasi dengan PUK Karya Bersama Basis Sigatal Tetap Berjalan

Pihak Pabrik RSM Absen, Mediasi dengan PUK Karya Bersama Basis Sigatal Tetap Berjalan

Rambah Samo –17 April 2025 Mediasi antara Serikat Pekerja PUK Karya Bersama Basis Sigatal dengan pihak Manajemen Pabrik RSM yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis,l di  kantor camat Rambah samo,berlangsung tanpa kehadiran pihak dari pabrik RSM. 

Meski demikian, mediasi tetap dilaksanakan dengan dihadiri oleh Camat Rambah Samo (Amri) dan Kapolsek Rambah Samo (Totok Nurdianto).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari tuntutan para pekerja yang tergabung dalam serikat PUK Karya Bersama terhadap kebijakan dan perlakuan manajemen pabrik yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan ketenagakerjaan. 

dalam mediasi tersebut, ketua PUK Niba Karya Bersama Ade Irwan Hudayana menyampaikan berbagai permasalahan, mulai dari persoalan hak normatif hingga hubungan kerja yang dianggap tidak adil.

Camat Rambah Samo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihak pemerintah kecamatan mendukung upaya penyelesaian secara damai dan bermartabat. Ia menyesalkan ketidakhadiran manajemen Pabrik RSM, karena dialog secara langsung sangat dibutuhkan demi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

Lanjut,camat Amri ini juga menyampaikan kepada seluruh PUK Karya bersama basis sigatal yang hadir agar dapat menjaga suasana kondusif dikarenakan diri nya sudah menghubungi pihak PT.RSM melalui whatshapnya dengan jawaban dari pihak RSM akan menghubungi kembali dalam waktu dekat ini tentunya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Rambah Samo yang mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka antara pekerja dan manajemen agar tidak terjadi konflik horizontal yang merugikan semua pihak.
“Ketidakhadiran pihak manajemen tentu sangat disayangkan. Kami harap ini bukan bentuk pengabaian terhadap aspirasi pekerja,” ujar Totok Nurdianto.

Sebagai langkah lanjutan, mediasi akan dijadwalkan kembali dalam waktu dekat. 
Mediasi hari ini ditutup dengan komitmen dari pihak PUK Karya Bersama Basis Sigatal untuk tetap menjaga kondusivitas sambil menunggu itikad baik dari pihak manajemen Pabrik RSM.

 

Penulis : (***)