TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Inilah Sosok Wanita Viral Yang Menangis di halaman Kantor Desa Pagaran Tapah

Inilah Sosok Wanita Viral Yang Menangis di halaman Kantor Desa Pagaran Tapah

ROHUL - Inilah sosok janda anak dua yang Viral akibat menangis histeris Warga Desa Pagarah Tapah, Kecamatan Pagaran Tapah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akibat sedih bantuan demi bantuan belakangan di Desanya tidak ia dapatkan lagi.

Demikian disampaikan Erpasanti(45) Warga Rt 003 Rw 002 kepada Beberapa Awak media saat ditemui dirumahnya, Selasa (6/2/2024).

"Saya sedih, biasanya saya dapat bantuan namun kali ini tidak diberikan lagi oleh Pemerintah Desa dengan alasan anak saya semata wayang sudah bekerja,"kata Erpasanti sambil meneteskan air mata.

Ia menyayangkan, beberapa bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Desa Pagaran Tapah membuat kecemburuan sosial ditengah - tengah Masyarakat Pagaran Tapah pasalnya yang mendapatkan PKH adalah orang berada.

Namun ia mengakui, pada malam hari pasca ia menangis bantuan berupa Popmi, telor, minyak dan gula diantarkan oleh Pemdes Pagaran Tapah ke rumahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemerintah Pusat dan Daerah hendaknya memverifikasi
atau turun langsung ke Warga agar bantuan dari Pemerintah tepat sasaran.

Sementara itu, Kades Pagaran Tapah Asmisar saat dikonfirmasi mengatakan ibu tersebut telah diberikan bantuan pada malam harinya karena pada saat pembagian zakat dari PTPN V tersebut hanya 10 orang secara simbolis melalui telepon selulernya. (Tim)