TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Sosialisasi Platform Merdeka Belajar Diikuti 704 Guru di Kampar, Kadis Dikpora Aidil Sampaikan Ini

Sosialisasi Platform Merdeka Belajar Diikuti 704 Guru di Kampar, Kadis Dikpora Aidil Sampaikan Ini

KAMPAR - Sosialisasi kinerja Guru dan Kepala Sekolah melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) diikuti sebanyak 704 Kepala Sekolah dan Guru Se-Kabupaten Kampar tingkat TK, SD dan SMP di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (17/1/24). 

Dengan adanya sosialisasi ini, dapat memberikan pencerahan dan kemudahan bagi para Guru, baik ketika ingin membuat SKP dan kebutuhan lainnya.

"Kita berharap Kepala Sekolah dan Guru yang mengikuti sosialisasi platform Merdeka Belajar ini bisa mengikuti dengan serius," kata Kepala Dikpora Kampar, Aidil berharap 

Sehingga, katanya, apa yang disampaikan bisa untuk mengisi e-kinerja di Platform Merdeka Mengajar.

"Mendukung sosialisasi platform PMM ini bagi kepala sekolah dan guru. Apa yang menjadi sasaran dari sosialisasi ini bisa tercapai," beber Aidil didampingi Kabid Ketenagaan Disdikpora, Admiral.

Pj Sekda Yusri dalam paparannya saat membuka acara mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan sosialisasi tersebut.

Karena, menurutnya, sangat bermanfaat bagi guru-guru yang baru lulus sebagai tenaga pendidik yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) non PNS yang disebut juga dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Bersyukurlah saudara semua sudah memilih jalur guru karena guru merupakan profesi yang sangat mulia. Karena kita semua tidak akan bisa seperti sekarang ini tanpa ada peran guru di dalamnya," ucap Yusri dalam paparannya itu.

Ia juga menjelaskan, untuk itu, guru harus menjadi teladan bagi anak didiknya. Karena waktu mereka lebih banyak dihabiskan di sekolah dari pada di rumah.

Sesungguhnya, lanjutnya, sangat sulit untuk mendidik anak-anak menjadi anak yang cerdas dan beretika.

"Karena ketika kita berhasil mendidik anak menjadi cerdas, namun tidak memiliki etika yang baik, maka itu semua tidak akan ada gunanya," tukas Yusri.

Turut hadir pada kesempatan tersebut,  Kepala Balai Guru Penggerak Kasubbag Umum dan Kepegawaian Provinsi Riau yang diwakili oleh Roby Shidiq, Ketua koordinasi Guru penggerak Kabupaten Kampar Ronal Putra serta tamu undangan lainnya.***