TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Cegah Penanganan Daerah Stunting, Dinas Pertanian Lakukan Pekarangan Pangan Lestari

Cegah Penanganan Daerah Stunting, Dinas Pertanian Lakukan Pekarangan Pangan Lestari

KAMPAR – Dinas Pertanian Kabupaten Kampar membantu penangan daerah-daerah stunting dengan mengadakan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Dimana, ini untuk membantu ibu-ibu rumah tanggan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan. 

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kampar Nurilahi Ali melalui Kabid Produksi Suprapto, bahwa untuk membantu daerah-daerah yang stunting, dengan pembuatan rumah bibit dan demplot.

Adapun mendorong ibu-ibu rumah tangga untuk pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai sumber pangan yang dilaksanakan melalui kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

‘’Tujuan program P2L ini untuk membantu masyarakat. Menanam tanaman yang diperlukan sehari-hari di pekarangan rumah,’’ kata Suprapto saat ditemui di kantornya, Selasa (4/723).
 
Ia juga menambahkan, di rumah bibit ini bersama-sama dibantu penyuluh pertanian, membibitkan cabai.

"Kalau bibit cabai sudah besar baru dipindahkan ke pekarangan rumah masing-masing untuk dipelihara. Sehingga masyarakat tidak dipusingkan lagi dengan kenaikan cabai," pungkasnya.