TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Kadiskes Riau Minta Warga Kontak dengan Klaster Covid-19 Santri Magetan Periksakan Diri

Kadiskes Riau Minta Warga Kontak dengan Klaster Covid-19 Santri Magetan Periksakan Diri

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau bertambah satu orang, Senin (11/5/20) hari ini. Total sudah mencapai 74 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Hj Mimi Yuliani Nazir di Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (11/5/20) mengatakan, tambahan pasien positif ini merupakan santri klaster Ponpes Magetan, Jawa Timur

"Ada penambahan satu pasien positif. Sehingga jumlah aksus positif Covid-19 di Riau totalnya 74 kasus," kata Mimi.

Mimi menjelaskan, pasien ke-74 positif Covid-19 di Riau adalah MFR (15) warga Kabupaten Bengkalis. Saat ini sudah diisolasi di RSUD Bengkalis.

Dipaparkan, pasien MFR ini tracing kontak erat dari pasien YG (23), bagian dari Klaster Ponpes Magetan, Jawa Timur (Jatim). Pihaknya saat ini sedang melakukan tracing terhadap orang yang memiliki kontak denhan pasien MFR.

Pada kesempatan itu, Mimi meminta agar warga yang terkontak dengan klaster Magetan ini untuk segera memeriksakan diri. Hal ini penting, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. (MCR)