TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Pemprov Riau Sudah Distribusikan 9.660 Alat Rapid Test ke 12 Kabupaten Kota di Riau

Pemprov Riau Sudah Distribusikan 9.660 Alat Rapid Test ke 12 Kabupaten Kota di Riau

PEKANBARU - Superriau.  Pemeriksaan Rapid Test di 12 Kabupaten Kota se-Provinsi Riau terus berlanjut. Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat hingga saat ini sudah ada 8.543 Orang Dalam Pemantuan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kontak erat dengan pasien positif dilakukan pemeriksaan dengan rapit test.

Dengan rincian, Pekanbaru 1.381 orang, Meranti 596 orang, Pelalawan 226 orang, Dumai 1.836 orang, Rokan Hulu 747 oranh, Rokan Hilir 726 orang, Indragiri Hulu 308 orang, Indragiri Hilir 542 orang, Kampar 743 orang, Kuantan Singingi 136 orang, Bengkalis 963 orang, dan Siak 339 orang.

"Sebagian besar hasilnya negatif, yang positif hanya ada 112 orang, sisanya 8.431 itu negatif semua," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (12/5/2020).

Seluruh ODP yang dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test tersebut langsung ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan diisolasi di rumah sakit. Selanjutnya ODP yang hasil rapid testnya positif tersebut diambil sampel swabnnya untuk diuji dengan menggunakan PCR.

"Untuk membuktikan hasil rapid test itu harus dilakukan swab PCR, kalau hasilnya positif maka langsung dilakukan perawatan," katanya.

Hingga saat ini Pemprov Riau sudah mendistribukan sebanyak 9.660 alat rapid test ke seluruh kabupaten kota di Riau. Pendistribusian alat rapid test ini dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama 7.420 unit dan tahap ke dua sebanyak 2.240 unit alat rapid test yang di distribusikan ke seluruh daerah di Riau. (MCR)

Sumber: (MCR)