TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Dorong Terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, Ini Dikatakan DPPKBP3A Kampar

Dorong Terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, Ini Dikatakan DPPKBP3A Kampar

KAMPAR - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kampar terus mendorong terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kampar.

Adapun hal itu diharapkan bagi para Kepala Desa dapat memberikan anggaran terhadap program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Dimana, DPPKBP3A Kampar berkomitmen dalam mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Kabupaten Kampar, agar menjadikan desa ramah perempuan dan peduli anak di seluruh desa di Indonesia.

"Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo pada beberapa waktu yang lalu," kata Kepala DPPKBP3A Kampar, Drs. H. Edi Afrizal, M. Si, (29/3/23).

Ia menjelaskan, bahwa Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak pada hakikatnya merupakan upaya memfasilitasi Pemberdayaan kelompok perempuan dan anak di Desa.

Kelompok perempuan dan anak dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan pembangunan Desa. 

"Sehingga sumber daya pembangunan Desa sebesar-besarnya untuk mewujudkan kesejahteraan Desa khususnya kelompok perempuan dan anak," beber Edi Afrizal.

Ia menuturkan, melibatkan perempuan dan anak dalam memetakan potensi desa termasuk kepemimpinan perempuan dan keberadaan anak, kondisi anak, aset sosial potensi alam, infrastruktur, inisiatif dan inovasi yang dimiliki Desa.

Meningkatkan kapasitas aparat desa, kader perempuan dan anak dalam menyusun “gender budget” dalam perencanaan pembangunan desa.

Menyelenggarakan musyawarah khusus kelompok perempuan dan anak untuk mempersiapkan rancangan program yang akan diusulkan di Musrenbangdes. 

"Serta mengembangkan sistem penganggaran yang partisipatif, transparan dan akuntabel, termasuk memperkuat sistem pemantauan berbasis komunitas," tutur Edi Afrizal lagi.

Ia mengimbau, kepada seluruh stakeholder pembangunan desa terutama para Kepala Desa.

"Mari sama-sama memiliki semangat yang sama dan sama-sama berkomitmen untuk mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak," pungkas Edi Afrizal.