TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Pertemuan Dengan Koordinator Faskes, Dinas PPKBP3A Kampar Bahas Soal Ini

Pertemuan Dengan Koordinator Faskes, Dinas PPKBP3A Kampar Bahas Soal Ini

KAMPAR - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Kampar melalui Koordinator Fasilitas Kesehatan (Faskes) mengadakan pertemuan rapat dan silaturahmi rutin triwulan, bertempat di aula setempat.

Hal ini dilaksanakan, agar indikator kinerja yang telah ditentukan bisa tercapai. 

"Semua pencatatan dan pelaporan saat ini sudah mengunakan sistem dan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sudah mengunakan aplikasi New SIGA yang merupakan aplikasi sistem informasi keluarga," kata Kadis PPKBP3A Edi Afrizal melalui Kabid KB Dwi Andriyani pada sambutannya, Selasa (15/11/22).

Ia menuturkan, semua pencatatan harus melalui aplikasi SIGA, baik itu, misalnya masuk dan keluarnya Alat Kontrasepsi (Alkon). 

"Kalau Faskes mau minta lagi, Alkonnya harus sudah habis dan pelaporan penggunaannya harus jelas dan lengkap," beber Dwi.

Ia mengemukakan, ada 40 Fasilitas Kesehatan (Faskes) dan beberapa jaringan yang tersebar di 31 Puskesmas, RSUD Bangkinang dan RS Ibu dan Anak yang ada di Kabupaten Kampar.

"Kedepannya kita dari DPPKBP3A akan memberi Reward kepada Faskes yang pencatatan dan pelaporan terbaik, kita akan membawa mereka ke BKKBN pusat untuk studi pembelajaran," pungkasnya.