TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Disnaker Ajukan 25 Ribu Orang Pekerja Terdampak Covid-19 Dapat Stimulus

Disnaker Ajukan 25 Ribu Orang Pekerja Terdampak Covid-19 Dapat Stimulus

 Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru sudah mengusulkan 25.000 orang untuk memperoleh stimulus dari Kementrian Tenaga Kerja. Mereka adalah pekerja di sektor informal dan UMKM.

Para pekerja mendapat stimulus karena terkena dampak Covid-19. Kuota yang tercatat di Provinsi Riau mencapai 98.000 orang.

"Kita minta perpanjangan waktu pengusulan, agar semua pekerja yang terkena dampak bisa mendaftar ikut program Itu," jelas Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Johnny Sarikoen, Rabu (8/4/2020).

Ada dua cara untuk stimulus pekerja yang kena dampak Covid-19. Cara pertama bagi pekerja yang terkena dampak langsung di sektor informal dan UMKM. 

Mereka nantinya bisa mendaftar secara online. Proses seleksinya pun secara online. 

Mereka yang lulus seleksi mendapat stimulus Rp 600.000 selama empat bulan.

Ada juga pekerja yang hendak mendapat pelatihan kerja bisa memilih lembaga latihan. Nantinya bisa mendapat latihan secara gratis.

Mekerja yang terkena dampak virus corona masih punya kesempatan ikut kedua program ini.

"Tahap dua juga sudah berlangsung awal pekan ini," terangnya. (Kominfo)