TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Kajari Kampar Lantik 2 Kasubsi Bidang Intelijen

Kajari Kampar Lantik 2 Kasubsi Bidang Intelijen

BANGKINANG - Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arif Budiman melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat struktural Eselon V yakni 2 Kepala Sub Seksi (Kasubsi) bagian intel yang selama ini kosong dan 5 orang lainnya dikukuhkan.

“Ada dua Kasubsi yang baru dan lima orangnya lagi pengukuhan. Dua Kasubsi itu dibagian Intel yang selama ini kosong, yakni Kasubsi Sospol dan Kasubsi IT Penyuluhan Hukum,” ungkap Kajari Kampar, Arif Budiman Rabu (29/12/2021) siang.

Kajari berharap setelah terisinya jabatan yang selama ini kosong dapat meningkatkan kinerja anggotanya khususnya di bidang Intelijen.

"Jadi yang saya harapkan adalah dengan terisinya kasubsi yang selama ini kosong dapat meningkatkan kinerja dibidang intelijen,"  kata Arif Budiman.

Ia mengatakan, saat ini di tubuh korps adhyaksa itu tengan menjalani program penyederhanaan organisasi.

"Pelantikan ini kita laksanakan karna ada penyederhanaan organisasi di Kejaksaan. Misalnya dulu bagian pembinaan ada 3 Kasubsi sekarang menjadi 2. Dulu ada 3 Kaur sekarang menjadi 2 Kaur," terangnya. 

Dijelaskan Arif,  perampingan ini merupakan intruksi Presiden Republik Indonesia. Dia menyebut hampir disemua lembaga diadakan perampingan. "Hal ini dalam rangka penyederhanaan birokrasi," pungkasnya.