TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Bahas Pengelolaan Bumdes, Yurnalis Jadi Narasumber di 2 Kecamatan di Kampar

Bahas Pengelolaan Bumdes, Yurnalis Jadi Narasumber di 2 Kecamatan di Kampar

KAMPAR - Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pemerintahan Hukum dan SDM Yurnalis,S.Sos M.Si menjadi Narasumber di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Rumbio Jaya dan Bangkinang dalam memberikan motivasi kepada Kades, BPD, Pengawas Bumdes, dan Dirut Bumdes Se – Kecamatan Rumbio Jaya dan Kecamatan Bangkinang, Senin (27/12/2021).

 Yurnalis ini mengajak semua peserta Pelatihan Pengelolaan Dan Tata Kelola Bumdes Se- Kecamatan Rumbio Jaya tersebut untuk bangkit dan maju mengembangkan dan menggali potensi desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Pengelola Bumdes Mesti Kreatif dan Inovatif Dalam Menggali dan Mengembangkan Potensi Desa.

" Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) merupakan lokomotif penggerak ekonomi di desa. Bumdes merupakan ujung tombak untuk menggali potensi desa guna peningkatan ekonomi masyarakat," ungkap Yurnalis.

Yurnalis juga menyampaikan harapan Gubri untuk menjadikan desa yang enterpreneur (desa yang wirausaha). Gubri juga ingin mewujudkan kawasan perekonomian desa yang inklusif, mandiri dan daya saing. Untuk mendukung desa enterpreneur dan harapan tersebut, Gubri melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi menyalurkan anggaran untuk modal Bumdes. Pada tahun 2019, Bankeu diberikan kepada setiap desa Se Provinsi Riau sebesar Rp. 200.000.000,-. Pada tahun 2020, Bankeu diberikan kepada setiap desa sebesar Rp. 85 juta. Dan  pada tahun  2021, Bankeu diberikan kepada setiap desa Se Provinsi Riau sebesar Rp. 100 juta," ujar Yurnalis.
 
Sementara untuk 2022 nanti, nilai Bankeunya diberikan secara berpariasi. Tergantung dari peringkat Bumdes di masing-,masing desa. Berdasarkan Permendes Nomor 3 tahun 2021 tentang Pembinaan dan Pengawasan dan Pengembangan Bumdes, peringkat Bumdes terbagi kepada empat tingkatan, yakni tingkat Dasar, tingkat Tumbuh, tingkat Berkembang, dan tingkat Maju," kata Yurnalis lagi.

Pada akhir penyampaian materinya, Yurnalis mengatakan, “Mari kita bangkit dari sekarang. Mari kita Istiqomah dalam mengembangkan Bumdes di desa masing-masing, teruslah berinovasi," pungkasnya.

(*)