TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

David Aqmal : HMI Jakarta Raya Membantah Ikut Dalam Aksi Demonstrasi Oleh PJ Ketum PB HMI

David Aqmal : HMI Jakarta Raya Membantah Ikut Dalam Aksi Demonstrasi Oleh PJ Ketum PB HMI

JAKARTA - lenteranews.co, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Raya, Muhammad David Aqmal menyatakan bahwa pihaknya tidak ikut dalam rencana aksi unjuk rasa yang digaungkan oleh PJ Ketum PB HMI Abdul Muis Amiruddin.

“Saya selaku Ketua Umum HMI Jakarta Raya mengatakan dengan tegas bahwa HMI Jakarta Raya tidak pernah di komunikasikan terkait agenda tersebut,” kata David Aqmal kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).

Ia menegaskan, bahwa pihaknya tetap mengawal pemerintah dalam menjalankan tugasnya menanggulangi pandemi Covid-19.

“HMI Jakarta Raya hanya tetap mengawal pemerintah dan mengevaluasi untuk menyelesaikan masalah-masalah di negeri, terutama untuk masalah Covid-19,” ujarnya.

Diakui Aqmal, memang ada banyak lini yang masih kurang ditangani oleh pemerintah. Namun ia yakin dengan kerjasama semua pihak persoalan bisa diatasi dan pengentasan pandemi Covid-19.

“Pemerintah pasti tidak sempurna dan pasti ada keterbatasan-keterbatasan untuk menyelesaikan dan memutus mata rantai Covid-19, maka dari itu HMI Jakarta Raya mengajak untuk semua elemen, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, terutama Nakes sebagai garda terdepan dan juga pastinya masyarakat,” tuturnya.

Dikatakan Aqmal, saat ini tercatat di Indonesia sampai hari ini terdapat 3,53 juta kasus. Ia mengharapkan program vaksinasi dipercepat.

“Yang harus dilakukan oleh pemerintah hari ini adalah mempercepat vaksinasi di semua wilayah untuk supaya masyarakatnya bisa terbentuk herd immunity, sehingga kita bisa bebas dari pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

“Untuk itu perlu dukungan semua elemen bangsa indonesia untuk sama-sama menyelesaikan masalah ini,” pungkasnya. (**)

(Dedy)

Sumber: Inisiatifnews.com