TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Disbunnakkeswan Kampar Bantu Tingkatkan Hasil Perkebunan Masyarakat, Dengan Bangun Jalan Produksi

Disbunnakkeswan Kampar Bantu Tingkatkan Hasil Perkebunan Masyarakat, Dengan Bangun Jalan Produksi

KAMPAR - lenteranews.co, Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunakkeswan) Kabupaten Kampar melakukan pembukaan jalan produksi untuk akses petani yang ada di desa.

Hal ini bertujuan untuk lebih memudahkan dan meningkatkan dalam akses membawa penghasilan bagi para petani. Dengan melakukan pembukaan Jalan Produksi menuju kebun milik warga.

Hal ini disampaikan Kepala Disbunnakkeswan Kampar Syahrial melalui Kasi Sarana dan Perasarana Pemasaran Nuraini (21/6). Ia mengatakan bahwa pembukaan jalan produksi ini bertujuan untuk membantu masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.

"Pembukaan jalan produksi ini sangat dibutuhkan masyarakat para petani,  terutama untuk mengangkut pupuk dan hasil pertanian mereka sehingga harga jual pun menjadi meningkat," ujar Nuraini.

Lebih lanjutnya, Nuraini juga menyampaikan bahwa program ini terakhir dilakukan tahun 2017, dan pada tahun 2021 ini kita baru bisa membuka kembali jalan produksi yang baru ada di 12 desa yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kampar.

"Untuk tahun ini ada 12 desa yang baru mendapatkan jalan produksi ini," katanya lagi.

Nuraini berharap, agar dengan adanya pembukaan jalan produksi ini, masyarakat petani bisa lebih terbantu dan harga jual hasil pertanian mereka hendaknya bisa lebih jadi meningkat lagi, pungkas Nuraini.