TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Babinsa Koramil 02 Rambah Jenguk Warga yang Sakit

Babinsa Koramil 02 Rambah Jenguk Warga yang Sakit

ROHUL - Seorang Warga Batang Samo Hilir RT/RW 001/004 Desa Suka Maju Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Ahmad Rifai Zakaria (53) terpaksa menjalani hari-harinya harus terbaring di rumah anak menantu.

Mendapat informasi, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir bersama Kopda Mashuda 'Blusukan' menjenguk warganya.

‘Begitu mendapat informasi ada warga yang sakit, kami langsung ke rumah bapak Ahmad Rifai Zakaria, papar Serda Dedy Nofery Samosir, Senin (03/05/2021).

Bahkan, sakit dialami Ahmad Rifai sudah dialami semenjak 3 bulan lalu. Ia tak bisa melakukan aktivitas seperti masyarakat pada umumnya karena mengalami sakit pada jari-jari kakinya.

‘Sakit yang dialaminya sudah berjalan selama 3 bulan. Saya berharap ada yang berkenan membantu warga saya, tambah Serda Dedy.

Dapat diketahui, saat ini tubuh Ahmad Rifai Zakaria sangat kurus.

Sesekali, hanya terdengar rintihan saat ia menahan rasa sakit di kakinya.

Kondisi kesehatannya terus memburuk sejak jatuh sakit pada bulan Januari 2021.

Sudah lebih dari beberapa bulan menantu bersama istri dari anak Ahmad Rifai merawatnya tanpa perawatan medis.

Dimana, menantu dan anak perempuannya hanya bekerja sebagai menderes karet warga.

Hidup menjadi keluarga miskin membuat anaknya tidak mampu membiayai penyembuhan Ahmad Rifai Zakaria.

‘Saya mengalami sakit ini sudah berjalan tiga bulan, sebut Ahmad.

Dia menceritakan, awal pertama mengalami sakit dikulit kakinya itu terlihat gembung.

Lalu, lama kelamaan lukanya melebar dan berubah menjadi hitam.

‘Anak menantu saya pernah membawa saya berobat, dikarenakan saya tidak memiliki BPJS pengobatan tidak dilanjutkan, sebutnya.

‘Harapan saya, pemerintah membantulah, meskipun di 'amputasi' akupun sudah rela dan pasrah, imbuhnya.

Meski demikian, terlihat Ahmad Rifai Zakaria sewaktu di kunjungi para Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR, tetap dapat mengikuti protokol kesehatan yang telah di tetapkan pemerintah.

Sumber: Pendim 0313/KPR
Tag berita