TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Dua Guru Papua Gugur Dibunuh KKB, Nadiem Makarim: Terima Kasih Atas Pengabdianmu

Dua Guru Papua Gugur Dibunuh KKB, Nadiem Makarim: Terima Kasih Atas Pengabdianmu

JAKARTA - Ucapan duka turut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim atas gugurnya dua guru di Papua yang ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Diketahui, Yonatan Randen (28 tahun) adalah seorang tenaga pendidik honorer yang mengajar di SMPN 1 Boega. Sedangkan Oktavianus Rayo (42 tahun) tercatat sebagai seorang guru Sekolah Dasar (SD).

“Turut belasungkawa atas gugurnya dua guru hebat Oktavianus Rayo dan Yonatan Rende (Randen) dalam menjalankan tugas di Distrik Beoga, Papua,” kata Nadiem dikutip dari story Instagram pribadi Nadiem, Rabu (14/4/2021).

“Terima kasih atas pengabdianmu untuk pendidikan Indonesia, negara akan mengenang jasa-jasamu,” tutup Nadiem.

Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan, Yonatan Renden meninggal dunia dengan luka tembak di bagian dada kiri dan kanan saat mengurusi jenazah Oktavianus Rayo.

“Yonatan Randen ditembak oleh KKB saat dirinya bersama Junaedi, Kepsek SMPN Beoga sedang melakukan pengurusan jenazah dari Oktavianus Rayo di Kampung Onggolan Distrik Beoga Kabupaten Puncak,” ujarnya. (**)