TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Tragedi Tenggelamnya KM Banawa Nusantara 58, Keluarga Korban Sesalkan Perlakuan Pemda Kampar

Tragedi Tenggelamnya KM Banawa Nusantara 58, Keluarga Korban Sesalkan Perlakuan Pemda Kampar

PEKANBARU - lenteranews.co, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPI) Riau menggelar konprensi pers terkait tragedi tenggelamnya kapal wisata, KM Banawa Nusantara 58, dikawasan Danau PLTA Koto Panjang, Sabtu (19/12/2020) lalu. Konprensi pers digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Selasa (22/12/2020) siang. 

Dalam konprensi pers ini hadir pihak korban dalam rombongan kapal, pelaku dan pegiat Pariwisata Riau, pihak dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar dan keluarga dari Alm Salman Alfarisi, korban yang meninggal dunia.

Setelah pemaparan dari korban selamat yang diwakili oleh Osvian Putra, dilanjutkan dengan perwakilan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar, dilanjutkan dari pihak keluarga korban meninggal dunia menyampaikan sejumlah pesan dan harapan.

Salah satu point yang disampaikan dari pihak keluarga korban meninggal dunia, yang diwakili oleh paman beliau adalah kekecewaan mereka tidak diperlakukannya jenazah almarhum sebagaimana semestinya.

"Kami pihak keluarga sangat kecewa, termasuk Pak Wan Thamrin Hasyim mantan Wakil Gubernur dan Gubernur Riau yang saat itu langsung menelpon pihak Pemda Kampar," ungkap Zul, paman dari korban.

Dirinya juga merasakan Pemda Kampar saat ini sudah jauh dari apa yang dicita- citakan oleh Almarhum Bupati Kampar Azis Zaenal.

"Saya sangat kenal dengan Almarhum pak Azis Zaenal, cita- cita beliau terhadap Kabupaten Kampar. Kita dulu sama- sama dengan beliau mengenalkan pariwisata Kampar waktu Porprov Riau. Sepertinya pemerintab Kampar saat ini sangat jauh dengan apa yang dicita- citakan oleg almarhum Pak Azis Zaenal," pungkasnya.