TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Kadis Syahrizal Foto Bersama Dengan Marketing di BPKS Medan Dedi Taufik

Disbunakkeswan Kampar Targetkan 4500 H Kebun Sawit Untuk Replanting

Disbunakkeswan Kampar Targetkan 4500 H Kebun Sawit Untuk Replanting

KAMPAR - lenteranews.co, Progam Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk membantu para Petani Sawit yang ingin melakukan Peremajaan (Reflanting) pada kebun sawitnya yang sudah dibantu Pemerintah Pusat.

Pada tahun 2020 ini, sebenarnya kita di Kampar  sudah menargetkan 4500 hektar Kebun Sawit untuk di Reflanting," ujar Kepala Disbunakkeswan Kampar Ir  Syahrizal M.M saat dikonfirmasi diruang kerjanya, pad selasa (8/12/2020).

Dikatakan Syahrizal, bahwa hingga akhir tahun ini Rekomentek (Rekomendasi Teknik) dari Kementerian Perkebunan sekitar 1180 hektar, hal ini disebabkan beberapa hal.

"Karena saat ini masih suasana Covid-19 yang menyebabkan tidak bisa melakukan pertemuan - pertemuan untuk dilakukan sosialisasi kepada para Petani,"ujar Kadis Syahrizal.

Ditahun 2020 ini, lanjut Syahrizal, harga TBS Kelapa Sawit cukup tinggi, sehingga masyarakat para Petani menunda untuk dilakukan Peremajaan Kelapa Sawit miliknya karena secara ekonomi mereka sangat membutuhkan,"imbuhnya.

Dari hasil evaluasi selama tahun 2020 ini tentu nya di 2021 nanti kegiatan ini
bisa lebih sukses lagi dan sesuai hasil rembuk dengan mitra kita, KUD dan PTPN V kita menargetkan 4000 hektar, ini tentunya terlebih dahulu mensosialisasikan kepada masyarakat agar mereka tahu tentang hal tersebut," tutupnya.