TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK Dini Hari di Bandara Soekarno-Hatta

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK Dini Hari di Bandara Soekarno-Hatta
Menteri KKP Edhy Prabowo. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia

Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Kelauatan dan Perikanan Edhy Prabowo. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, Edhy Prabowo ditangkap pada, Rabu, 25 November 2020 dini hari di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.

"Benar jam 01.23 dini hari di Soetta," ujar Ghufron saat dikonfirmasi, Rabu (25/11).

Edhy Prabowo ditangkap tak sendiri, dia diamankan tim penindakan lembaga antirasuah beserta keluarga dan beberapa pegawai di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dinihari tadi," kata Wakil Ketua KPK Nawawi. Pomolango.

Nawawi belum dapat menjelaskan secara rinci mengenai penangkapan tersebut. Termasuk mengenai dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan Edhy Prabowo.

"Maaf selebihnya nanti saja, saya masih dalam perjalanan ke kantor," kata Nawawi.

Sumber: merdeka.com