TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Jokowi Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19

Jokowi Siap Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19

 Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengaku siap menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19. Namun kata Jokowi hal tersebut juga harus sesuai dengan keputusan dari tim yang menangani.

"Ya kalau saya, kalau diputuskan yang pertama disuntik presiden, ya saya siap," kata Jokowi  dalam wawancara khusus dengan Rosiana Silalahi untuk program di Kompas TV, dikutip merdeka.com, Selasa (17/11).

Walaupun siap untuk disuntik, Jokowi berharap tidak ada persepsi negatif dari masyarakat jika terjadi hal tersebut. Dia tidak ingin publik menilai bahwa penyuntikan merupakan keuntungan yang didapat sebagai presiden.

"Ya kalau saya ditentukan tim bahwa presiden yang pertama (divaksin) saya siap. Tapi jangan sampai nanti (ada anggapan) 'lho enak sekali presiden yang pertama harusnya rakyat dulu'," kata Jokowi.

Prioritas Penerima Vaksin

Jokowi  juga mengatakan pihaknya juga sudah menyiapkan daftar prioritas penerima vaksin. Mulai dari tenaga kesehatan hingga guru. Rencananya tim penanganan akan melakukan simulasi vaksinasi.

"Kita sudah punya list kok list-nya siapa-siapa nanti minggu depan simulasi," kata Jokowi.

Pada prinsipnya, Jokowi menekankan, vaksinasi sangat memegang teguh prinsip dan kaidah saintifik. Sehingga tidak ada kesan terburu-buru. Semua dilakukan sesuai dengan standar WHO.

Sumber: merdeka.com