TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Kembali Izinkan Umrah Warga Asing, Saudi Umumkan Ketentuan

Kembali Izinkan Umrah Warga Asing, Saudi Umumkan Ketentuan

Kementerian Haji dan Umrah Saudi Arab Saudi telah menyusun pedoman untuk menerima jemaah dari luar Kerajaan atau luar negeri, yang akan diterapkan mulai 1 November.

Melansir Arab News, maskapai Saudi telah mengumumkan pembukaan kembali 33 tujuan perjalanan. Sebagian besar tujuan perjalanan itu adalah negara dalam zona hijau, di mana Covid-19 tidak menyebar dan langkah-langkah pencegahan berhasil dilaksanakan.

Kendati demikian tidak dijelaskan secara rinci mengenai negara mana saja yang sudah dikategorikan dalam zona hijau.

Seorang investor di perusahaan umrah, Ahmed Bajaifer mengatakan mulai 1 November diperkirakan sekitar 10.000 jemaah akan tiba setiap minggu di Arab Saudi.

Ia menambahkan bahwa perusahaan umrah dapat dengan mudah menangani jumlah tersebut sambil menerapkan protokol kesehatan.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah menginformasikan bahwa orang-orang yang boleh umrah di tengah pandemi Covid-19 adalah mereka yang berusia 18 hingga 50 tahun.

Mereka pun harus menunjukkan sertifikat uji PCR yang membuktikan bahwa mereka telah dites negatif Covid-19. Sertifikat harus diterbitkan oleh laboratorium terpercaya di negara asal jemaah tidak lebih dari 72 jam sebelum pemberangkatan.

Jamaah harus mendaftar umrah dan salat mereka di dua masjid suci, termasuk kunjungan ke Masjid Nabawi dan salat di makam Nabi. Semua pemesanan bisa dilakukan melalui aplikasi Eatmarna.

Mereka juga diharuskan memilih penerbangan pulang hingga pergi yang sesuai dengan program umrah.

Komponen wajib dari paket layanan untuk setiap jemaah termasuk pemesanan akomodasi yang menyediakan tiga paket makan full board untuk masa karantina.

Masa karantina minimal harus tiga hari. Selain itu paket juga telah mencakup pengangkutan dari bandara ke titik penjemputan.

Calon jamaah yang datang dari luar negeri akan dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari minimal 50 orang. 

Program terpadu harus dipesan untuk kelompok, termasuk semua layanan yang sesuai dengan tanggal pemesanan untuk melakukan umrah dan mengunjungi dua masjid suci.

Seorang pemandu akan ditunjuk untuk setiap grup, dan agen Saudi akan berkewajiban untuk menyediakan paket layanan yang dikontrak.

 

Sumber: CNN Indonesia