Penghulu Muara Kelantan Amir Optimalkan Seluruh Warga Tersentuh Bansos Sembako Di Massa Pandemi

Penghulu Muara Kelantan Amir Optimalkan  Seluruh Warga Tersentuh Bansos Sembako Di Massa Pandemi

SIAK. Superriau.com - Pada bulan Mei 2020 lalu, Pemerintah Daerah ( Pemda ) Kabupaten Siak melalui Dinas Sosial ( Dissos ) menyalurkan bantuan sembako tahap I untuk masyarakat yang terdampak Covid -19 dan selanjutnya mendapatkan penambahan penerima bantuan pada tahap II dua kali lipat yang merupakan hasil musyawarah Desa dan Kelurahan.

Salah satu dasar utama masyarakat untuk bisa mendapatkan bantuan pemerintah dimasa pandemi convid 19 berdasarkan pada identitas diri seperti halnya NIK yang  merupakan nomor unik yang akan dimuat pada aplikasi calon penerima Bansos baik sembako maupun BLT.

Penghulu Muara Kelantan Amir Mahmud, Amd kepada awak media Superriau.com , Jumaat ( 17/09/20 ) menyampaikan jika dimasa pandemi covid 19 ini telah berupaya memaksimalkan seluruh warga bisa mendapatkan Bansos sembako maupun BLT dari Daerah Kabupaten Siak Dan Pusat. " Ya. Kita telah upayakan semaksimal mungkin bagi seluruh warga untuk masyarakat khusunya Muara Kelantan untuk bisa tersentuh Bansoso. Cuma dilain hal pekerja yang sudah status karyawan di Perusahaan ". Jelasnya.

Amir juga menjelaskan jika terkadang mereka mendapatkan kendalala bagi warga yang tidak mempunyai identitas. " Bagi warga yang ada KK nya ya sudah kita optimalkan dan sampai saat ini masih ada juga warga yang tidak punya atau belum mengurus dokumen adimistrasi kependudukan baik KK atau KTP karna untuk pengajuan itu harus memenuhi persyaratan yang di input oleh aplikasi mata Bansos.

Meskipun demikian kita juga tetap mengambil kebijakan bagi masyarakat yang belum diajukan KK nya sebagai calon penerima Bansos untuk dialikan penerima Bansos Baznas Sungai Mandau. Sehingga warga kita itu tetap optimal untuk bisa seluruhnya mendapatkan Bansos sembako pada masa pandemi ini. " Jelasnya

Amir juga enghimbau kepada masyarakat agar tertib administrasi kependudukan.
" Bagi masyarakat yang belum memiliki NIK nasional dan belum melakukan perekaman e-KTP agar segera mengurusnya. Hal tersebut perlu diperhatikan oleh masyarakat karena administrasi kependudukan adalah basis data yang terintegrasi terhadap seluruh program dari Pemerintah, seperti fasilitas perbankan, kesehatan, bantuan sosial, pendidikan, dan sebagainya.

" Kami terus menyisir warga yang belum tertib administrasi agar segera menindaklanjuti. Apabila terdapat kendala atau permasalahan terkait dengan kependudukan, kami siap membantu memecahkan solusinya ” Ujarnya.

Komentar Via Facebook :