TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Dengan Luka Sayatan di Leher, Seorang Nenek Diduga di Perkosa

Dengan Luka Sayatan di Leher, Seorang Nenek Diduga di Perkosa
ilustrasi

Jember - Nenek di Jember yang ditemukan terkapar di kamar dengan luka sayat di leher diduga merupakan korban pemerkosaan. Luka sayat di leher korban diduga akibat ulah pelaku pemerkosan yang kesal karena korban berusaha melawan.

Korban berusia 65 warga Kecamatan Umbulsari. Kondisi korban diketahui pertama kali oleh tetangganya, Titin (35), sekitar pukul 06.00 WIB.

"Kami menduga nenek itu adalah korban pemerkosaan, karena saat kejadian dari pengakuannya, ditindih pelaku. Tetapi korban melawan," kata Kapolsek Umbulsari Murgianto, Rabu (04/12/19).

Karena saat kejadian kondisi masih gelap, korban tidak dapat mengenali wajah pelaku. Polisi masih melakukan lidik untuk mengetahui identitas pelaku.

"Masih kita dalami dan proses lidik masih dilakukan untuk mendalami kasus ini. Selain itu juga mencari pelaku," kata Murgianto.

Lebih jauh Kapolsek menyampaikan, pihaknya berkoordinasi dengan Tim Unit Resmob Barat Polres Jember dalam mengungkap kasus ini. "Juga koordinasi dengan Tim INAFIS Polres Jember," imbuhnya.

Sumber: detik