TERKINI
PHR Investasi pada SDM, Dorong Generasi Muda Riau Siap Hadapi Dunia KerjaRapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Rohul Ke27, DPRD Dituntut Kawal Pembangunan dan AnggaranBupati Kampar, Ahmad Yuzar Ajak Pengurus Baru LAK Sinergi Bangun Kabupaten KamparBupati Anton Paparkan Capaian Pembangunan pada Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Rokan HuluDukung Atlet Disabilitas, Wabup Kampar, Misharti Lantik SOIna sekaligus Lepas Kontingen NasionalDisdikpora Kampar Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Akibat Dampak Kabut AsapKades Birandang dan Petani Berikan Apresiasi Kepada Wabup Kampar Atas Rehabilitasi Daerah IrigasiPembelajaran Jarak Jauh Akibat Kabut Asap Diterapkan Disdikpora KamparWabup Kampar Ajak Lulusan STAI Al-Azhar Pekanbaru Berkontribusi dalam Pembangunan DaerahHut Ke 25 Tahun, Partai Demokrat Kampar Gelar Kemah di Tepi Sungai SubayangWabup Bengkalis Pimpin Upacara Hari Koperasi: Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi RakyatFinal Piala Dunia FIFA 2026, Pemkab Rohil Gelar Nobar dan Sediakan Hidangan Gratis

Warga Sekitar Tolak Keberadaan Pasien Covid-19 Di Rusunawa Rejosari, Ini Alasannya!

Warga Sekitar Tolak Keberadaan Pasien Covid-19 Di Rusunawa Rejosari, Ini Alasannya!

 Dijadikannya Rusunawa Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, sebagai tempat isolasi mandiri pasien positif Covid-19 mendapat penolakan dari warga sekitar, Selasa, 8 September 2020.

Rumah sehat Covid-19 di Rusunawa Rejosari mendapat penolakan dari warga yang berdomisili di sekitar rusunawa.

Warga beranggapan akan mudah tertular Covid-19 karena kerap beraktifitas di sekitar kawasan rusunawa.

Seorang warga di sekitar kawasan rusunawa, Uniati, mengatakan dirinya resah rusunawa rejosari dijadikan tempat isolasi pasien corona,karena banyak anak-anak di tempat tinggalnya kerap bermain di kawasan Rusunawa Rejosari.

"Sangat meresahkan, tidak aman bagi kami, apalagi anak-anak bermain di rusunawa," ucap Uniati.

Tidak jauh dari lokasi isolasi mandiri, Maryasih, menjelaskan, dirinya tidak setuju ada tempat isolasi pasien positif Covid-19 di tempat tinggalnya.

"Saya sudah usia lanjut, ada penyakit bawaan, jadinya saya takut tertular, apalagi setiap hari kita selalu lewat rusunawa," Ungkap Maryasih.

Selanjutnya, masyarakat di sekitar Rusunawa Rejosari berharap agar pemerintah memindahkan lokasi isolasi jauh dari pemukiman penduduk.

Saat ini, demi mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di kawasan sekitar rusunawa, Pemerintah Provinsi Riau menjaga rusunawa dengan melibatkan TNI, Polri, dan Satpol PP agar pasien tidak berkeliaran keluar rusunawa.

Sumber: riauonline